Senin, 11 Januari 2016

Kotak Koleksi LW nomor 5-16


Mengoleksi LW memang paling mudah  versi  bahasa Inggris. Selain pembelian bisa dilakukan melalui toko buku yang menjual buku dalam bahasa Inggris untuk buku baru,  buku seken yang  diperoleh dari pedagang buku online umumnya dalam  versi bahasa Inggris. Maklum bahasa Indonesia masih sangat sedikit. 

Belakangan sejak ikut-ikutan bergabung di BWB dan ebay makin sering menemukan buku seken dalam kondisi lumayan. Tapi meski buku seken dan dibeli melalui situs online yang terpercaya, tetap harus bijak dalam membeli lho. Kadang, buku terlihat murah, padahal ongkos kirimnya mahal. 

Biasanya saya selalu mencari dalam posisi harga plus ongkos kirim, dari yang paling murah terlebih dahulu. Sehingga ketika gabungan harga sepertinya sudah melalui limit toleransi harga, segera saya hentikan pencarian. Dari pada tergoda melihat barang bagus dengan harga sadis, bikin tidur tidak nyenyak he he he.

Kotak penyimpanan nomor 5 misalnya, buku itu saya peroleh melalui toko buku online P.  Kover jelas hal utama yang membuat saya membeli buku ini terlebih dahulu dibandingkan yang lain. Pada salah satu situs penjual buku  online lain, buku ini bisa diperoleh dengan harga lebih mahal tapi waktu pengiriman lebih cepat. Pilihannya terserah pribadi masing-masing. Mau cepat ya harga lebih mahal, sabar sedikit mendapat harga lebih bersahabat. Selisihnya lumayan juga lho sekitar Rp 20.000-Rp 30.000. 

Karena bagi saya ini tidak butuh buru-buru, maka saya mencari harga yang paling ramah kantong. Ini khan hanya koleksi, bukan buku yang harus segera di baca. Waktu dua hingga empat minggu tidaklah masalah guna menunggu.

Isi kotak nomor 8 adalah hadiah dari Rahmadiyanti ketika berlibur ke Nepal. Ceritanya  pingin mencari versi bahasa penduduk sekitar. Bolak-balik mengunjungi toko buku nemunya bahasa Inggris juga. Buku ini merupakan cetakan India. Oh ya tas kain saat pembelian buku ini juga masih saya simpan bersama buku-buku tersebut. Sekedar iseng semata, kotak nomer 8 juga saya beri tutup hijau sehingga serasi dengan kover buku-buku dan tas.

Salah satu isi kotak nomor 9, terbitan Priory Classic juga saya peroleh dari Rahmadiyanti. Ceritanya sedang ada lelang buku guna menggalang dana untuk suatu kegiatan. Mungkin karena diadakan saat mendekati Lebaran, jarang ada yang melihat sehingga saya memang lelang tanpa ada saingan ^_^

Untuk buku Putnam Publishing Group pada kotak nomor 12 merupakan buku 3 in 1. Dimulai dari Little Women, Goodwive hingga Little Men. Membacanya juga unik, bagian depan merupakan kisah Little Women dan Goodwive. Jika kita balik buku maka akan menemukan kisah Little Men. 

Coba perhatikan kover buku yang berada di kotak penyimpanan nomor 10 hingga 11. Beberapa kover mengusung tema senada. Ilustrasi para gadis March dengan gaun lebar dan sedang bercengkrama riang dalam suasana piknik. Unik.

Beberapa buku baru saya peroleh dengan harga sangat bersahabat. Buku yang ada dalam kotak penyimpanan nomor 13 dari Wordworth Classics, serta nomor 14 dari Sigaret Classics saya peroleh dibawah harga Rp 50.000 (waktu itu lho). Mumgkin karena ini merupakan karya klasik sehingga setelah sekian tahun sudah menjadi milik umum, penerbit tidak perlu mengeluarkan biaya bayak dalam proses produksinya.

Sementara itu, terbitan Kaplan di kotak nomor 13, justru lebih mahal dibandingkan kedua buku yang disebutkan di atas. Selisihnya juga lumayan, hampir 2 x lipat.

Setiap buku yang berada dalam koleksi memiliki kisah sendiri.
Semoga tidak bosan membacanya ^_^
















































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar